
politiksaman.com-Indralaya/OI (15/08), Bupati Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Ir. H.Mawardi Yahya Hari ini Selasa (10/8) menerima Anugerah Ristek Katagori Kelembagaan Iptek dari Menristek RI pada puncak peringatan Hari Teknologi Nasional ke 15 di Jakarta yang diserahkan langsung oleh wakil Presiden RI Prof. DR. Budiono di Istana Negara Wakil Presiden, demikian dikatakan Kabag Humas dan Inforkom Drs. Sriyono (09/08).
Dikatakan juga oleh Ir. Muhammad. Najib. Msi, salah satu tim pengajuan kriteria pemenangan mengatakan, selain dari Bupati OI Bapak Ir.H.Mawardi Yahya yang menerima penghargaan juga amasih ada 9 kabupaten /kota lainnya yang ada di Indonesia yang mendapatkan anugerah dari Menristek, diantaranya dari Jawa, Palu , Bali dan Sumatera, yaitu Batam dan Ogan Iiir. Dengan kata lain satu satunya Bupati di Sumatera Selatan yang mendapat pengharaan Anugerah hanya Ir.H. Mawardi Yahya.
“ Ada sepuluh kabupaten kota yang mendapat penghargaan dari Menristek, yaitu dari pulau jawa, sulawesi, bali dan Sumatera, sementra untuk Sumatera Selatan hanya Bupati OI”, Ujar Najib.
Tidak kurang dari tujuh kreteria peniaian yang diajukan oleh 6 enam tim penilai yang kesemuanya dari Deputi Kementrian Menristek yang saat itu dipimpin langsung oleh DR.Ir.Patoni yang selama dua hari berada di Kabupaten OI untuk melihat dan menilai dari dekat keberadaan Kabupaten OI yang berkaitan dengan berkas yang diajukan oleh tim panitia.
Menurut Najib, setidaknya ada tujuh kriteria penialain yang diajukan oleh tim juri dari Deputi Menristek, yaitu mengenai Industri Kecil yaitu keberadaan tenun songket yang ada di kabupaten OI, Pembangunan peningkatan listrik yang menggunakan panas cerogong asap dari PLTG yang menghasilkan peningkatan baru yang berkafasitas 150 Mega Watt.
Pada kriteria penilaian yang ketiga Pabrik Pengolahan CVO minyak gemuk untuk pegeboran minyak dan gas, Pemanfaatan lahan ATP, Rumah Pintar yang ada di Lokasi ATP, Pemanfatan laha di Lokasi KTm dan yang tak ketinggalan pembangunan dan pembukaan ruas - ruas jalan baru sepanjang 320 KM terutama pembangunan pembukaan jalan di areal lebak atau daerah perairan.
Namun dari ke tujuh kriteria penilaian, ada tiga katagori yang penilaiannya mencapai angka maksimal, diantaranya industri kecil atau rumahan tenun songket , Peningkatan Listrik pengguna panas cerobong asap dan pemanfaatan lahan tidur baik yang berada di Lokasi ATP maupun KTM.(Wiwin *)


0 komentar:
Post a Comment